Kamis, 05 Maret 2015

Mengetahui Uji Kinerja Membran - Jual Membran Ro CSM


Mengetahui Uji Kinerja Membran - Jual Membran Ro CSM

Mengetahui Uji Kinerja Membran - Jual Membran Ro CSM

MENGETAHUI UJI KINERJA MEMBRAN
Kinerja suatu membran ditentukan oleh dua parameter, fluks dan selektifitas. Fluks volume adalah jumlah volume permeat yang diperoleh pada operasi membran persatuan waktu dan satuan luas permukaan membran. Permeabilitas akan menentukan harga fluks yang merupakan volume permeat yang melewati tiap satuan luas permukaan membran per satuan waktu. Aliran selanjutnya sering dinotasikan sebagai fluks yang didefinisikan sebagai volume aliran yang melalui membran per unit area dan waktu. Beberapa satuan SI yang dipakai untuk menyatakan fluks antara lain: L/m2 jam dan L/m2 hari. Sebelum uji fluks, terlebih dahulu dilakukan kompaksi terhadap membran yang akan diuji. Kompaksi dilakukan dengan mengalirkan air melewati membran hingga diperoleh fluks air yang konstan.
Penurunan fluks air akan terjadi karena adanya deformasi mekanik pada matriks membran akibat tekanan yang diberikan. Proses deformasi ini mengakibatkan terjadinya pemadatan pori membran, sehingga nilai fluks menjadi turun. Perlakuan tersebut akan menghasilkan nilai fluks untuk setiap tekanan pada membran, kemudian dibuat grafik nilai perubahan tekanan (sebagai sumbu X) dan nilai fluks (sebagai sumbu Y). Nilai Lp (konstanta permeabilitas) ditentukan dari nilai slope yang didapatkan pada setiap grafik, seperti pada gambar berikut ini:
  Selektifitas membran terhadap campuran secara umum dinyatakan oleh satu dari dua parameter yaitu faktor retensi (R) dan faktor pemisahan (ż). Campuran larutan encer yang terdiri dari pelarut (sebagian besar air) dan zat terlarut lebih sesuai dengan retensi terhadap terlarut. Zat terlarut sebagian atau secara sempurna ditahan sedang molekul pelarut air dengan bebas melalui membran. Parameter penentuan permeat adalah penentuan parameter pemisahan dengan melihat seberapa besar bagian dari zat terlarut yang direjeksi oleh membrane (pengukuran cut-off).
MWCO didefinisikan sebagai berat molekul yang dapat direjeksi sebesar 90% oleh membran. Nilai cut offpada membran sering sebagai suatu model yang absolute. Sebagai contoh membran yang mepunyai nilai cut-off 400.000 artinya semua zat terlarut yang mempunyai berat molekul lebih dari 400.000 akan terejeksi lebih dari 90%. Kerja membran pada kondisi nyata tidak akan sama dengan sifat instrinsik membran. Hal ini dikarenakan pada kondisi nyata kerja membran sangat dipengaruhi oleh adanya polarisasi konsentrasi dan fouling.


Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019
0821 4000 2080
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88 
              32dbbfbo

e-Mail:
adywater@gmail.com
adysaputro23@ymail.com

Kantor : 

Surabaya :
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo ( Telp : 081330447814 )

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung

Harga Membran Ro , Jual Membran Ro Murah


Harga Membran Ro , Jual Membran Ro Murah

Harga Membran Ro , Jual Membran Ro Murah
Harga Membran Ro , Jual Membran Ro Murah
 PENGARUH NILAI PH (KEASAMAN) TERHADAP KKM (KONSENTRASI KRITIS MISEL) MEMBRAN
Penggunaan teknologi pemisahan merupakan hal penting dalam proses industri. Salah satu teknik pemisahan yang umum digunakan adalah teknologi membran. Pemilihan teknik ini didasarkan pada beberapa keunggulan utama yang tidak dimiliki oleh teknologi pemisahan lain, diantaranya adalah pemisahan dapat dilakukan secara kontinyu, kebutuhan energi umumnya rendah, dapat dengan mudah dikombinasi dengan proses pemisahan lain (hybrid), dan ramah lingkungan. Selain itu desain unit-unit membran sangat sederhana, tidak memerlukan ruangan yang luas, tidak memerlukan banyak peralatan tambahan dan mudah dioperasikan dalam hal energy.
Majewska dan Kowalska telah mengamati bahwa permeabilitas membran selulosa asetat terhadap pemisahan NaLS (Natrium Lauril Sulfat) di bawah KKM (0,00002; 0,00005; 0,00035; 0,00104; 0,00208 M) menghasilkan fouling lebih kecil dan memburuk dengan peningkatan konsentrasi NaLS, sehingga selulosa asetat ini dapat digunakan untuk pemisahan surfaktan anionik dengan baik pada konsentrasi di bawah KKM (Konsentrasi Kritis Misel). Besarnya nilai KKM berpengaruh terhadap ukuran molekul dari NaLS tersebut. Bila konsentrasi NaLS berada di atas konsentrasi kritis misselnya maka akan terbentuk missel sehingga molekulnya besar, sedangkan jika konsentrasi surfaktan NaLS berada di bawah nilai KKM, molekul yang terbentuk kecil karena masih dalam bentuk monomernya.
Perbedaan bentuk molekul tersebut akan berpengaruh terhadap proses pemisahan menggunakan membran. Surfaktan yang digunakan dalam penelitian ini adalah jenis surfaktan anionik yaitu Natrium Lauril Sulfat (NaLS). Menurut Lutfiah fluks NaLS dengan konsentrasi di bawah KKM pada pH asam untuk membran selulosa asetat konsentrasi 0,002M; 0,004M; 0,006M; 0,008M berturut-turut sebesar 4,304 L/m2.Jam, 4,026 L/m2.Jam, 4,318 L/m2.Jam dan fluks NLS dengan konsentrasi di atas KKM sebesar 3,762 L/m2.Jam, 3,781 L/m2.Jam, 3,920 L/m2 Jam.
Rahman dan Brown, menyatakan bahwa perubahan pH juga mempengaruhi molekul-molekul surfaktan, di mana pada pH rendah (di bawah 4), KKM larutan NaLS juga menurun dan relatif konstan pada pH tinggi. Berdasarkan uraian ini dapat disimpulkan bahwa variasi pH larutan NaLS juga berpengaruh terhadap nilai KKM.
Menurut Lutfiah pada pH asam nilai KKM dicapai pada konsentrasi yang lebih rendah daripada pH basa dan netral. Semakin rendah nilai KKM yang diperoleh maka semakin mudah misel terbentuk. Misel yang terdapat pada larutan NaLS lebih banyak sehingga konsentrasi retentat akan lebih besar dibandingkan pada pH basa dan netral, di mana nilai KKM pada pH asam adalah 0,0047}0,000014M, pada pH netral 0,0081}0,000230M, pH basa 0,0087}0,000094M.


Untuk info dan pemesanan hubungi :

022-7239019
0821 4000 2080
0856 2476 9005
0857 2352 9677
0813 2259 9149
Pin BB: 29d2de88 
              32dbbfbo

e-Mail:
adywater@gmail.com

Kantor : 

Surabaya :
Jalan S. Parman IVA No.8 Waru Sidoarjo  ( Depan Pendopo Lama Waru Sidoarjo ) Daerah Belakang R.S Mitra Keluarga Waru Sidoarjo ( Telp : 081330447814 )

Jakarta:
Jalan Kemanggisan Pulo 1, No. 6, RT: 01 Rw: 08 Kelurahan Pal Merah, Kecamatan Pal Merah. Jakarta Barat Kode Pos: 11480

Bandung:
Jalan Mande Raya Bo 26, Cikadut, Cicaheum Kota Bandung